This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, August 20, 2016

PENGENALAN DESAIN GRAFIS

Desain Grafis
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Haiiii.. selamat datang kembali di blog ane. Kali ini ane mau ngebahas tentang desain grafis. Btw ini juga tugas dari guru ane.. langsung aja disimak….
Pengertian Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Sejarah Desain Grafis
Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.
Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.
Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.
Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Prinsip dan Unsur Desain Grafis
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasukshape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Keterampilan dalam Desain Grafis
a.       Seni Visual
Ilmu yang termasuk dalam seni visual antara lain adalah fotografi dan digital imaging.
b.      Tipografi
Tipografi merupakan seni dalam merancang, menyusun dan memodifikasi huruf. Tipografi  melibatkan beberapa pengaturan pada huruf seperti ukuran huruf, jenis huruf, tracking (jarak antar huruf secara umum), kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik), dan leading (jarak antar baris).
c.       Tata Letak
Tata letak adalah seni dalam menyusun elemen (konten) yang ada pada sebuah halaman, seperti penempatan gambar dan teks. Ketrampilan ini umumnya digunakan dalam media cetak seperti majalah, buku, koran, tabloid, dsb.Tata letak pada sebuah media cetak yang baik akan menambah kenyamanan pembacanya.
d.      Desain Interaksi
Sejak perkembangan dunia teknologi informasi, para desainer grafis mulai berperan dalam merancang tampilan perangkat lunak (Antarmuka Pengguna Grafis atau APG (Inggris: Graphical User Interface (GUI))) dan tampilan dari halaman web. Desainer grafis bekerja sama dengan pengembang situs web atau pengembang perangkat lunak dalam merancang tampilan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna saat menggunakan perangkat lunak atau mengunjungi halaman web.
Peralatan Desain Grafis
Peralatan utama yang digunakan dalam desain grafis adalah pikiran (ide). Disamping teknologi (komputer) sebuah desain grafis yang baik membutuhkan kreatifitas.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
Software-Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
a.       Desktop publishing
·         Adobe Photoshop
·         Adobe Illustrator
·         Adobe Indesign
·         GIMP
·         Inkscape
·         Macromedia Freehand
·         Adobe image ready
·         CorelDraw
·         Adobe Page Maker
·         Paint Tool SAI
b.      Webdesign
·         Adobe Dreamweaver
·         Microsoft Frontpage
·         Notepad
·         Adobe Photoshop
·         macromedia firework
c.       Audiovisual
·         Adobe After Effect
·         Adobe Premier
·         Final Cut
·         Adobe Flash atau sebelumnya Macromedia Flash
·         Ulead Video Studio
·         Magic Movie Edit Pro
·         Power Director
d.      3D StudioMax
·         Cinema 4d
·         Maya
·         AutoCad
·         Google SketchUp
·         Light Wave
·         Blender
·         Softimage

sekian dari saya semoga bermanfaat... 

Sumber :


Sunday, August 7, 2016

CorelDRAW (Penjelasan, bagian-bagian, serta Fungsi-Fungsi Toolbox)

CorelDRAW
Assalamu’alaikum wr. wb.
Selamat datang kembali di blog ane.  Setelah sebelumnya ane membahas tentang grafis, kali ini ane juga mau membahas tentang salah satu program aplikasi grafis, yaitu CorelDRAW. Sebelum terlalu jauh ane dan ente (alias kita) membahas dan mendalami CorelDRAW, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa itu CorelDRAW dan bagian-bagian dan tool-tool yang ada di dalamnya. Oke, langsung saja……
A.  Pengertian…?
Pengertian CorelDraw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada garis vektor. Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada. Corel draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau percetakan ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi.

B.  Keunggulan program CorelDraw
Suatu program yang baik tentu saja memiliki keunggulan yang signifikan. Beberapa keunggulan program Corel Draw antara lain adalah:
·         Gambar yang dihasilkan dengan vektor atau berbasis vektor bisa ditekan pada tingkat yang paling rendah namun hasilnya tidak kalah dengan gambar yang berbasis bitmap atau raster.
·         Penggunaan Corel Draw, terutama pada tool-tool yang ada di dalamnya sangat mudah dipahami oleh penggunanya, bahkan oleh orang yang baru pertama menggunakannya.
·         Corel Draw sangag baik untuk mengkolaborasikan antara tulisan dengan gambar, seperti layaknya Adobe Potoshop.
·         Banyaknya pengguna Corel Draw, membuat adanya komunitas dengan jumlah anggota yang besar. Hal ini akan membuat kita tidak kesulitan jika ingin mempelajari Corel Draw lebih mendalam karena banyak ditemukan tutorial, tips dan trik yang diproduksi oleh pengguna lain.

C.  Kegunaan dari program Corel Draw
Jika berbicara masalah kegunaan Corel Draw, sebenarnya ada cukup banyak dan bahkan bisa dikatakan sangat banyak. Namun bagi para penggunanya, program Corel Draw seringkali dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan dibawah ini, yaitu:
1.Menciptakan desain logo atau simbol, yang mana ini adalah kegunaan Corel Draw yang paling banyak dimanfaatkan oleh penggunanya, terutama pembuatan logo dua dimensi karena kemudahannya dalam mengolah garis dan warna.
2.Membuat desain undangan, brosur dan lain-lain juga menjadi suatu kegunaan dari program Corel Draw. Media publikasi offline lainnya juga menggunakan Corel Draw sebagai alat untuk mendesain. Corel Draw memiliki banyak jenis font yang dapat memudahkan desainer untuk mengeksplorasi imajinasi desain dan tulisan yang akan dibuat.
3.Membuat cover buku juga dapat dilakukan di Corel Draw. Dengan Corel Draw maka tugas desain akan menjadi mudah karena dapat memanfaatkan desain sampul dan teknik pewarnaan yang lebih sempurna oleh Corel Draw. Detail gambar pun akan terlihat lebih jelas.
4.Pembuatan gambar ilustrasi juga dapat dilakukan dengan Corel Draw. Gambar yang dihasilkan lebih berkualitas, terutama ketika berhubungan dengan lengkungan, garis atau sudut. Ukuran yang diperoleh dijamin sangat akurat.

D.    Membuka Aplikasi CorelDraw

Langkah awal untuk memulai CorelDRAW adalah :
Klik Start -> All Program -> CorelDRAW
Akan muncul tampilan sebagai berikut : 





Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialogWelcome/Quick Start. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang dapat diaktifkan, yaitu:
1.          Quick Start : aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahan rancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
·    Preview, Untuk menampilkan tampilan sekilas (thumbnail) dari list file yang disorot pada Open Recent
·   Open Recent, merupakan pilihan untuk membuka kembali dokumen grafis yang terakhir kali dibuka.
·   Open Other, merupakan pilihan untuk membuka file atau dokumen grafis yang pernah disimpan sebelumnya.
·   New Blank Document, merupakan pilihan untuk membuat lembar kerja baru.
·   New from template, merupakan pilihan untuk membuat lembar kerja baru dengan template design yang sudah disediakan.
·   Setup, merupakan Pengaturan untuk menjadikan fitur Quick Start sebagai tampilan dafault atau tidak dimunculkan lagi pada welcome screen.
·   Close , digunakan untuk menutup Quick Start.
2.      What’s New : aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW.
3.      Learning Tools : alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAW mempelajari fasilitas yang disediakan.
4.      Gallery : galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
5.      Updates : aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.


E.     Bagian-Bagian Program CorelDraw X5
Bagian – bagian pada Corel draw tidak terlalu banyak kurang lebih 14 bagian yang ada.

bagian-bagian corel draw X5
1.    Title Bar
Bagian ini berguna untuk menampilkan judul aplikasi yang kita operasikan.
2.    Menu Bar
Bagian ini merupakan barisan menu yang ada, antara lain : File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window serta Help.Toolbar
Sebuah kumpulan perintah yang bertujuan agar kita lebih mudah menggunakannya.
3.    Toolbar
Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat
4.    Property Bar
Bagian baris berisi perintah – perintah tertentu. Property Bar ini sangat unik di banding yang lain, karena tampilan Property Bar terus berubah – ubah dan semua perintah akan berganti jika icon yang aktif berganti.
5.    Window Control
Beberapa tombol yang berfungsi untuk mengatur tampilan window Corel draw, seperti Minimize, Maximize, Restore dan Close.Toolbox
Bagian ini mempunyai alat – alat yang berperintah pada objek, seperti : membuat objek, mengisi objek atau pun memodifikasi sebuah objek.
6.    Toolbox
Merupakan barisan tool yang digunakan untuk membuat, mengedit, mengatur gambar pada lembar kerja CorelDRAW.
7.    Drawing Window
Ini juga mempunyai fungsi sebagai alat untuk memodifikasi satu objek yang kita inginkan dan Drawing Window ini wilayah luar dari pada Drawing Page.
8.    Drawing Page
Di wilayah ini lah kita akan bekerja untuk sesuatu yang kita inginkan, yang mana wilayah ini biasanya berbentuk persegi panjang. Jika gambar berada di dalam wilayah Drawing Page maka gambar itu dapat kita cetak. Sering orang bilang Drawing Page ini sebagai Printable Area.
9.    Ruler
Ini mempunyai fungsi yang sangat kita perlukan yaitu membantu kita mengukur dalam menggambar agar kita mengerjakan halaman Corel draw lebih mudah. Tanpa ada ruler kita kesulitan dalam membagi sebuah Page yang kita gunakan.
10.  Color Palette
Bagian ini yang mendukung kita dalam mempercantik gambar atau desain yang kita kerjakan, karena di bagian inilah warna – warna yang kita butuhakan berada. Jika tidak ada Color Palette kita kita tidak akan mewarnai gambar kita, maka gambar tidak menarik perhatian orang meskipun desain itu cukup bagus.
11.  Document Navigator
Ini terletak di kiri bagian bawah Drawing window yaitu berisikan alat Control agar halaman dapat berpindah dari halaman gambar satu ke halaman gambar berikutnya.
12.  Status Bar
Bagian ini bertujuan untuk menyampaikan informasi posisi kursor berada dan operasi apa yang kita jalankan.
13.  Navigator
Tombol berguna untuk Open Drawing window dengan ukuran minimalis. Tombol ini terletak di bawah pojok kanan dan bisa membantu kita dalam bergerak ke gambar yang kita kerjakan.
14.  Docker
Bagian ini mempunayi perintah dan sangat simpel fungsinya hanya mengatur secara relevan pada tool – tool tertentu saja.



F.     Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDRAW
Toolbox pada CorelDRAW bisa diartikan sebagai kotak perkakas yang berisi tool-tool yang berfungsi untuk membuat dan memodifikasi objek. Beberapa tool secara default terlihat pada Toolbox, tapi beberapa tool tidak terlihat. Untuk memunculkan tool yang tersembunyi kita harus klik pada panah kecil yang ada dipojok kanan bawah tool yang terlihat, dengan klik panah kecil tersebut akan terbuka atau muncul flyout yang berisi tool-tool yang tersembunyi. Flyout yang terbuka akan menampilkan sekumpulan tool CorelDraw yang berkaitan dengan toolbox yang dibuka, panah kecil pada bagian pojok kanan bawah toolbox menandakan adanya flyout pada tombol tersebut.
Dibawah ini adalah Toolbox pada CorelDRAW X6 (apabila sampeyan adalah penggunaCorelDRAW versi dibawahnya mungkin ada Tool yang belum ada);


Adapun fungsi dan cara menggunakan dari tool yang ada di Toolbox sebagai berikut;



·         Pick tool; untuk memilih atau menyeleksi dan mengatur ukuran, memiringkan, dan memutar objek.
·         Freehand Pick tool; untuk menyeleksi objek dengan bebas.




·         Shape tool; untuk mengedit bentuk objek kurva. 
·         Smudge Brush tool; untuk mengubah objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar. 
·         Roughen Brush tool; untuk mengubah garis luar dari objek vektor dengan cara men-drag sepanjang garis luar. 
·         Free Transform tool; untuk mengubah suatu objek dengan menggunakan Free rotation, angle rotation, Scale, dan Skew tool. 
·         Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool. 




·         Croop tool; untuk menghilangkan area yang tidak dikehendaki. 
·         Knife tool; untuk memotong objek. 
·         Eraser tool; untuk menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada gambar. 
·         Virtual Segment Delete tool; untuk menghapus bagian dari objek-objek diantara persimpangan.  




·         Zoom tool; untuk merubah besaran level dalam tampilan/jendela kerja. 
·         Pan tool; untuk mengontrol bagian gambar mana yang akan di gambar ulang dalam tampilan/jendela kerja. 



·         Freehand tool; untuk menggambar garis tunggal dan kurva. 
·         2-Point Line tool; untuk menggambar garis tunggal tanpa kurva. 
Bèzier tool; untuk menggambar kurva satu bagian pada waktu yang sama. 
·         Artistic Media tool; menyediakan akses pada Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure tool.
Pen tool; untuk menggambar kurva satu segmen pada satu waktu. Lihat Selengkapnya...
·         Polyline tool; untuk menggambar garis-garis dan kurva. 
·         3 Point Curve tool; untuk menggambar suatu kurva dengan menentukan titik awal, akhir, dan titik tengah. 



·         Smart Fill tool; untuk mewarnai objek-objek yang terlampir, tool ini dapat mewarnai isi dan garis dari objek tersebut dan objek yang telah terisi dapat dipisahkan dengan gambar dasarnya.
·         Smart Drawing tool; mengubah coretan-coretan tangan menjadi garis yang halus dan sempurna.



·         Rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar dan kotak.
·         3 point Rectangle tool; untuk menggambar bujur sangkar pada suatu sudut tertentu. 



·         Ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran. 
·         3 point Ellipse tool; untuk menggambar bentuk lonjong atau lingkaran pada suatu sudut tertentu.




·         Polygon tool; untuk menggambar poligon atau bintang secara simetris. 
·         Star tool; untuk menggambar bentuk bintang yang sempurna. 
·         Complex Star tool; untuk mengggambar bentuk bintang yang komplek atau bintang yang mempunyai banyak sisi. 
·         Graph Paper tool; digunakan untuk menggambar sekat yang terdiri dari garis-garis serupa.
·         Spiral tool; digunakan untuk menggambar spiral. 



·         Basic Shape tool; untuk memilih bermacam-macam bentuk, termasuk bentuk smile, halilintar, bentuk hati, dan lain-lain. 
·         Arrow Shape tool; untuk menggambar beraneka ragam jenis bentuk panah, dan arah panah. 
·         Flowchart Shapes tool; untuk menggambar symbol flowchart. 
·         Banner Shapes tool; untuk menggambar bentuk yang menyerupai pita atau efek ledakan. 
·         Callout Shapes tool; untuk membuat label dan callout.  




·         Text tool; untuk menuliskan kata secara langsung pada layar sebagai paragrap atau artistik teks.



·         Table tool; untuk membuat dan meng-edit tabel. 



Dimension tool terdiri dari :
·         Parallel Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi miring.
·         Horizontal or Vertical Dimension; untuk membuat garis ukuran dimensi horizontal dan vertikal.
·         Angular Dimension; untuk membuat garis ukuran segitiga atau sudut.
·         Segment Dimension; untuk menampilkan dimensi antara titik terakhir pada satu atau beberapa bagian.
·         3-Point Callout; untuk membuat garis petunjuk, yang terdiri dari tiga titik yang membentuk garis untuk petunjuk atau keterangan.



Interactve Connector tool terdiri dari;
·         Straight-Line Connector; untuk membuat konektor lurus
·         Right-Angle Connector; untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tajam
·         Right-Angle Round Connector; untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tumpul
·         Edit Anchor; untuk memodifikasi garis konektor.




·         Interactive Blend tool; untuk mencampur dua objek 
·         Interactive Contour tool; untuk membuat suatu bentuk garis luar pada suatu objek menggunakan bentuk dasarnya. 
·         Interactive Distortion tool; untuk melakukan penyimpangan pada suatu objek, tool ini mempunyai 3 bentuk penyimpangan dasar yaitu: Push and Pull Distortion, Zipper Distortion, atau Twister Distortion. 
·         Interactive Drop Shadow tool; untuk memberikan bayangan pada suatu objek. 
·         Interactive Envelope; untuk menyimpangkan suatu objek dengan cara men-drag node.
·         Interactive Extrude; untuk membuat suatu ilusi kedalaman pada objek. 
·         Interactive Transparency tool; untuk membuat objek menjadi transparan. 



·         Color Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin fill (warna) dari suatu objek pada jendela gambar, yang disertai tampilan code HTML warna. 
·         Attributes Eyedropper tool; untuk memilih dan menyalin properti pada objek, seperti halnya fill, ketebalan garis, ukuran, dan efek, dari suatu objek pada jendela gambar. 
·         Paintbucket tool; tool ini muncul setelah Color Eyedropper tool atau Attributes Eyedropper tool di fungsikan. 




·         Outline tool; Ketika kita memilih tool ini flyout akan muncul dan memberikan akses cepat ke beberapa fasilitas, seperti kotak dialog Outline Pen dan Outline Color. 
·         Outline pen tool; digunakan untuk menampilkan kotak dialog Outline Pen yang berfungsi mengatur model outline dari objek.
·         Outline color tool; dignakan untuk menentukan warna outline.
·         No outline; digunakan untuk menghilangkan garis outline.
·         Hairline; digunakan untuk membuat outline tipis pada objek.
·         Color tool; digunakan untuk menetapkan pilihan warna secar detail untuk sebuah gambar yang dipilih.
·         ½ pt; digunakan untuk membuat outline dengan ketebalan ½ point secara otomatis. Anda dapat juga memilih hinnga 24 pt.



·         Fill tool; seperti halnya Outline tool ketika kita memilih Fill tool ini flyout akan muncul dan memberikan akses cepat ke beberapa fasilitas, seperti ke kotak dialog Fill (Uniform Fill, Fontain Fill, dsb).
·         Uniform Fill; digunakan untuk memilih warna isi yang solid untuk suatu benda dengan menggunakan color palette, color viewer, color harmony, aau  color blend.
·         Fountain Fill; digunakan untuk membuat gradasi warna pada objek.
·         Pattern Fill; digunakan untuk membuat warna dalam bentuk pola pada objek.
·         Texture Fill; digunakan untuk membuat warna tekstur pada objek.
·         Postscript Fill; digunakan utuk membuat tekstur tambahan pada objek.
·         No Fill; digunakan untuk membatalkan pewarnaan pada objek.
·         Color Docker Window; digunakan untuk mengatur warna.



·         Interactive Fill tool; untuk memberi warna dengan beberapa variasi  gradasi fill. 
·         Interactive Mesh tool; untuk memberi warna gradasi fill menggunakan garis (grid) yang terdiri dari beberapa node. 


Demikian penjelasan sedikit ane tentang CorelDRAW, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua….



Sumber :